Hubungan Aktivitas Fisik, Body Image, dan Kesehatan Mental pada Siswa SMA Negeri 3 Makassar di Era Digital

Authors

  • Muhammad Sadzali Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Aktifitas Fisik, Body Image, Kesehatan Mental Siswa.

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara aktivitas fisik, body image, dan kesehatan mental pada siswa SMA Negeri 3 Makassar di era digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional untuk menggambarkan keterkaitan antarvariabel secara empiris. Data dikumpulkan menggunakan tiga instrumen terstandar, yaitu International Physical Activity Questionnaire (IPAQ) untuk aktivitas fisik, Multidimensional Body Self-Relations Questionnaire (MBSRQ) untuk body image, dan Depression Anxiety Stress Scale (DASS-21) untuk kesehatan mental. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat aktivitas fisik siswa berada pada kategori sedang, body image cenderung bervariasi dengan kecenderungan ketidak puasan tubuh pada sebagian besar siswa perempuan, serta kondisi kesehatan mental menunjukkan adanya gejala kecemasan dan stres pada tingkat ringan hingga sedang. Analisis korelasi Pearson mengungkapkan bahwa aktivitas fisik memiliki hubungan negatif yang signifikan dengan kesehatan mental (r = -0.512), menunjukkan bahwa semakin tinggi aktivitas fisik maka semakin rendah tingkat gejala psikologis. Selain itu, body image juga berhubungan negatif signifikan dengan kesehatan mental (r = -0.468), yang berarti semakin negatif persepsi siswa terhadap tubuhnya, semakin tinggi tingkat stres, kecemasan, dan depresi. Aktivitas fisik memiliki hubungan positif dengan body image (r = 0.354), menggambarkan bahwa siswa yang lebih aktif secara fisik cenderung memiliki persepsi tubuh yang lebih positif.

 

References

Adawiyah, R., & Risma, N. (2020). Aktivitas fisik dan dampaknya terhadap kesehatan remaja. Jurnal Pendidikan Olahraga, 8(2), 55–63.
Adiputra, I. M. S. (2019). Psikologi remaja: Perkembangan dan tantangannya. Jakarta: Rajawali Pers.
Aulia, A., & Kartika, R. (2021). Hubungan perilaku sedentari dan kesehatan mental pada siswa SMA. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 16(1), 74–82.
Bauman, A. E., Reis, R. S., Sallis, J. F., Wells, J. C., Loos, R. J., & Martin, B. W. (2012). Correlates of physical activity: why are some people physically active and others not? The Lancet, 380(9838), 258–271.
Cash, T. F., & Smolak, L. (2011). Body image: A handbook of science, practice, and prevention. New York: Guilford Press.
Chen, B., Sun, J., & Feng, Y. (2020). How does social media influence adolescents' mental health? A systematic review. Children and Youth Services Review, 117, 105–118.
Costigan, S. A., Lubans, D. R., Lonsdale, C., Sanders, T., & Smith, J. J. (2019). Associations between physical activity intensity and mental health in adolescents. Preventive Medicine, 125, 108–114.
Damayanti, N. (2019). Pengaruh penggunaan media sosial terhadap konsep diri dan body image remaja. Jurnal Psikologi Sosial, 5(2), 101–115.
Diener, E., & Chan, M. Y. (2011). Happy people live longer: Subjective well-being contributes to health and longevity. Applied Psychology: Health and Well-Being, 3(1), 1–43.
Dewi, S. F., & Mulyani, N. (2020). Aktivitas fisik dan kesejahteraan psikologis pada remaja sekolah menengah. Jurnal Keolahragaan, 8(1), 12–22.
Fadhilah, N., & Wulandari, H. (2020). Pemanfaatan media digital dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja. Jurnal Psikologi Klinis dan Kesehatan Mental, 9(3), 163–175.
Ghazali, M. (2018). Metode penelitian pendidikan: Pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Bandung: Alfabeta.
Holland, G., & Tiggemann, M. (2016). A systematic review of the impact of social networking sites on body image and eating disorders. Body Image, 17, 100–110.
Hidayat, R. (2021). Literasi digital dan pengaruhnya terhadap kualitas hidup remaja. Jurnal Pendidikan dan Teknologi, 3(2), 45–57.
Husna, N. A. (2020). Konsep citra tubuh pada remaja di era digital. Jurnal Psikologi Udayana, 7(1), 14–23.
Iskandar, A., & Zulkifli, M. (2020). Kesehatan mental remaja di Indonesia: Tantangan era digital. Jurnal Kesehatan Jiwa, 2(2), 89–98.
Griffiths, S., & Stefanis, N. (2020). Young people, social media and body image: An overview of research. Current Opinion in Psychology, 9(1), 1–6.
Keles, B., McCrae, N., & Grealish, A. (2020). A systematic review: The influence of social media on depression, anxiety, and psychological distress in adolescents. International Journal of Adolescence and Youth, 25(1), 79–93.
Kemenkes RI. (2018). Profil kesehatan remaja Indonesia. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kemenkes RI. (2021). Pedoman aktivitas fisik bagi remaja. Jakarta: Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular.
Kurniawati, S., & Putri, F. (2021). Hubungan body image dan kesehatan mental pada remaja aktif media sosial. Jurnal Psikologi Indonesia, 9(4), 215–227.
Nirwana, A. (2019). Aktivitas fisik dan hubungan dengan kesehatan psikologis pada remaja. Jurnal Olahraga Nusantara, 6(2), 129–140.
Novianti, D., & Amelia, L. (2020). Depresi dan kecemasan pada remaja pengguna media sosial. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 15(1), 33–40.
O’Reilly, M. (2020). Social media and adolescent mental health: The good, the bad and the ugly. Journal of Mental Health, 29(2), 200–206.
Prichard, I., & Tiggemann, M. (2008). Relations among exercise type, self-objectification, and body image in women. International Journal of Eating Disorders, 41(1), 24–31.
Purbasari, R., & Rahmani, T. (2021). Dampak penggunaan gawai berlebih terhadap kesehatan mental pelajar SMA. Jurnal Sains Kesehatan, 12(1), 45–53.
Putra, A. P. (2019). Dukungan sosial dan pembentukan citra tubuh remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 4(2), 87–97.
Rahmawati, N. (2018). Aktivitas fisik dalam meningkatkan kesehatan mental remaja. Jurnal Keperawatan Indonesia, 21(3), 150–159.
Rifai, H., & Lestari, P. (2020). Perkembangan psikologis remaja dan pengaruh lingkungan digital. Jurnal Pendidikan Remaja, 4(1), 20–29.
Riskesdas. (2018). Hasil utama riset kesehatan dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Smith, L., Jacob, L., Trott, M., Yakkundi, A., Barnett, Y., Armstrong, N., & Tully, M. A. (2020). The association between screen time and mental health in adolescents: A cross-sectional study. BMC Public Health, 20(1), 1–8.
Sari, M. A., & Yuliana, R. (2021). Body image, aktivitas fisik, dan kesehatan mental pada siswa sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 17(1), 42–55.
Sitorus, F. (2020). Pola gaya hidup digital dan pengaruhnya terhadap perilaku remaja. Jurnal Sosial Humaniora, 11(2), 122–138.
Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Twenge, J. M., Joiner, T. E., Rogers, M. L., & Martin, G. N. (2018). Increases in depressive symptoms, suicide-related outcomes, and suicide rates among U.S. adolescents after 2010 and links to increased new media screen time. Clinical Psychological Science, 6(1), 3–17.
Wahyuni, S. (2021). Dampak paparan media sosial terhadap persepsi tubuh remaja. Jurnal Kajian Media, 5(1), 33–48.
Yusuf, M. (2018). Mental health in adolescence. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.

Published

2025-10-31

Issue

Section

Articles