Pengaruh Membawa Tas terhadap Nyeri Punggung Bawah pada Mahasiswa Perempuan
Keywords:
nyeri punggung bawah, mahasiswa perempuan, tas, ergonomi, muskuloskeletalAbstract
Nyeri punggung bawah merupakan keluhan muskuloskeletal yang sering dialami oleh mahasiswa, khususnya mahasiswa perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh membawa tas terhadap kejadian nyeri punggung bawah pada mahasiswa perempuan. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan melibatkan 150 mahasiswa perempuan yang dipilih secara purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner Nordic Body Map untuk menilai keluhan nyeri punggung bawah, serta pengukuran berat tas dan observasi cara membawa tas. . Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68,7% responden mengalami nyeri punggung bawah. Terdapat hubungan signifikan antara berat tas (p=0,001), cara membawa tas (p=0,003), dan durasi membawa tas (p=0,002) dengan kejadian nyeri punggung bawah. Mahasiswa yang membawa tas dengan berat >10% dari berat badan memiliki risiko 4,2 kali lebih besar mengalami nyeri punggung bawah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa membawa tas memiliki pengaruh signifikan terhadap kejadian nyeri punggung bawah pada mahasiswa perempuan.
References
Fitriani, R., & Nugroho, A. (2022). Analisis faktor risiko ergonomi terhadap keluhan nyeri punggung pada mahasiswa. Jurnal Ergonomi Indonesia, 8(2), 112-120.
Hidayat, R., & Kusuma, D. (2022). Pengaruh berat tas sekolah terhadap nyeri punggung pada remaja: Tinjauan sistematik. Indonesian Journal of Public Health, 12(1), 78-89.
Kusumawati, E., & Hidayat, T. (2022). Strategi pencegahan gangguan muskuloskeletal pada mahasiswa melalui pendekatan ergonomi. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 15(2), 167-175.
Nurhayati, F., & Saputra, M. (2020). Biomekanika tubuh dalam aktivitas membawa beban: Implikasi terhadap kesehatan tulang belakang. Jurnal Fisioterapi Indonesia, 20(4), 289-298.
Pratama, I. G., & Andreana, L. (2020). Prevalensi dan faktor risiko nyeri punggung bawah pada mahasiswa di Indonesia. Indonesian Journal of Occupational Health, 9(3), 201-210.
Putri, A. D., Setiawan, B., & Rahmawati, D. (2021). Korelasi antara berat tas dengan keluhan nyeri punggung pada pelajar. Jurnal Kesehatan, 12(2), 134-142.
Rahmawati, N., Susanto, H., & Wijaya, K. (2021). Perbedaan respons nyeri antara laki-laki dan perempuan: Tinjauan neurofisiologis. Indonesian Journal of Pain Research, 4(1), 45-54.
Sari, D. P., & Nugroho, W. (2020). Faktor risiko nyeri punggung bawah pada perempuan usia produktif. Jurnal Kedokteran Indonesia, 48(4), 312-321.
Setiawan, A., & Lestari, P. (2021). Dampak jangka panjang postur tubuh yang buruk terhadap kesehatan muskuloskeletal. Jurnal Ortopedi Indonesia, 19(3), 223-232.
Suryani, L., & Permana, I. (2023). Metodologi penelitian kesehatan: Pendekatan cross-sectional dalam studi epidemiologi. Jurnal Metodologi Penelitian Kesehatan, 6(1), 34-43.
Wijaya, S., Handayani, L., & Pratiwi, R. (2021). Keluhan muskuloskeletal dan kualitas hidup mahasiswa di Jakarta. Indonesian Journal of Community Health, 10(2), 156-165.
Wulandari, T., Rahman, F., & Sari, K. (2023). Kelelahan otot dan mekanisme nyeri pada aktivitas fisik berkepanjangan. Jurnal Fisiologi Olahraga Indonesia, 7(2), 98-107.
