Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Partisipasi Mahasiswa dalam Komunitas Lari Kampus
Keywords:
komunitas lari, partisipasi mahasiswa, motivasi, aktivitas fisik, kesehatan kampusAbstract
Komunitas lari kampus merupakan salah satu wadah aktivitas fisik yang berkembang pesat di lingkungan perguruan tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi partisipasi mahasiswa dalam komunitas lari kampus di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan pendekatan survei. Populasi penelitian adalah seluruh mahasiswa yang terdaftar di komunitas lari kampus sebanyak 210 mahasiswa, dengan sampel sebesar 136 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik proportionate stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner tervalidasi yang mencakup lima dimensi, yaitu motivasi intrinsik, dukungan sosial, aksesibilitas fasilitas, manfaat kesehatan, dan faktor lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi intrinsik merupakan faktor dominan yang mempengaruhi partisipasi mahasiswa dengan skor rata-rata 4,21 dari skala 5, diikuti oleh manfaat kesehatan (4,07), dukungan sosial (3,89), aksesibilitas fasilitas (3,72), dan faktor lingkungan (3,54). Secara keseluruhan, sebesar 78,7% mahasiswa berada pada kategori partisipasi tinggi dalam komunitas lari kampus. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya pengembangan program komunitas lari yang berfokus pada penguatan motivasi internal dan peningkatan dukungan sosial antarmahasiswa guna mempertahankan dan meningkatkan tingkat partisipasi secara berkelanjutan.
References
Amrullah, A., & Syamsir, S. (2021). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi motivasi berolahraga pada mahasiswa perguruan tinggi keolahragaan di Sulawesi Selatan. Jurnal Ilmu Keolahragaan, 20(1), 45–57. https://doi.org/10.24114/jik.v20i1.22345
Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.
Azwar, S. (2020). Penyusunan Skala Psikologi (Edisi Kedua). Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Ghozali, I. (2021). Aplikasi Analisis Multivariate dengan Program IBM SPSS 26 (Edisi 10). Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Hidayat, R., & Maulana, F. (2022). Hubungan pengetahuan kesehatan dan persepsi manfaat terhadap partisipasi aktivitas fisik mahasiswa ilmu keolahragaan. Jurnal Pendidikan Jasmani Indonesia, 18(2), 112–124. https://doi.org/10.21831/jpji.v18i2.45321
Kurniawan, D. A., & Wahyudi, T. (2022). Partisipasi mahasiswa dalam komunitas olahraga informal: Studi kasus di Universitas Negeri Yogyakarta. Jurnal Keolahragaan, 10(1), 23–35. https://doi.org/10.21831/jk.v10i1.38901
Nurjannah, N., & Fadli, M. (2021). Pengaruh kondisi lingkungan terhadap kebiasaan lari dan aktivitas fisik pada mahasiswa di kawasan tropis. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 15(3), 201–212. https://doi.org/10.21109/kesmas.v15i3.3412
Rahmawati, I., & Susilo, B. (2021). Perilaku sedentari dan tingkat aktivitas fisik pada mahasiswa selama pembelajaran daring. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia, 11(1), 34–42. https://doi.org/10.15294/miki.v11i1.29108
Setiawan, B., & Pratiwi, R. D. (2023). Dinamika komunitas lari kampus sebagai ruang sosial dan aktivitas fisik pada generasi Z. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 8(1), 67–80. https://doi.org/10.17509/jpjo.v8i1.51022
Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D (Edisi Kedua). Bandung: Alfabeta.
Susanto, E., & Ramadhani, A. (2022). Aplikasi self-determination theory dalam memahami motivasi mahasiswa berolahraga di perguruan tinggi keolahragaan. Jurnal Ilmu Pendidikan Jasmani, 32(2), 91–105. https://doi.org/10.17977/jipj.v32i2.17823
Wulandari, S., & Pramono, M. (2023). Peran dukungan sosial teman sebaya terhadap konsistensi aktivitas fisik mahasiswa di komunitas olahraga kampus. Jurnal SPORTIF: Jurnal Penelitian Pembelajaran, 9(1), 56–71. https://doi.org/10.29407/js_unpgri.v9i1.18247



