Latihan Circuit Training Terhadap Daya Tahan atlet Bola Voli

Authors

  • Ramli Ramli Universitas Negeri Makassar

Keywords:

Circuit Training, Daya Tahan, VO2Max, bola voli, atlet

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan circuit training terhadap daya tahan atlet bola voli di Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Makassar. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain pre-test and post-test group design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh atlet bola voli UNM yang berjumlah 30 orang, dengan sampel sebanyak 20 atlet yang dipilih secara purposive sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes VO2Max melalui bleep test untuk mengukur daya tahan kardiorespirasi. Latihan circuit training dilaksanakan selama 8 minggu dengan frekuensi 3 kali per minggu. Analisis data menggunakan uji paired sample t-test dengan taraf signifikansi ? = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh yang signifikan latihan circuit training terhadap daya tahan atlet bola voli (t-hitung = 8,712 > t-tabel = 2,093, p = 0,000 < 0,05). Nilai rata-rata VO2Max meningkat dari 38,45 ml/kg/menit pada saat pre-test menjadi 44,72 ml/kg/menit pada saat post-test, dengan persentase peningkatan sebesar 16,31%. Disimpulkan bahwa latihan circuit training secara signifikan dapat meningkatkan daya tahan aerobik atlet bola voli UNM.

References

Alamsyah, D. (2022). Pengaruh latihan circuit training terhadap peningkatan VO2Max atlet futsal. Jurnal Ilmu Keolahragaan Undiksha, 10(2), 112–120.

Arikunto, S. (2020). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik (Edisi Revisi). Jakarta: Rineka Cipta.

Bompa, T., & Haff, G. (2009). Periodization: Theory and methodology of training (5th ed.). Champaign, IL: Human Kinetics.

Harsono. (2020). Periodisasi program pelatihan olahraga. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Junaidi, S., & Wahyudi, A. (2023). Efektivitas metode circuit training terhadap komponen kebugaran jasmani mahasiswa keolahragaan. Jurnal Keolahragaan, 11(1), 45–56.

Nurhasan. (2021). Tes dan pengukuran keolahragaan. Bandung: FPOK Universitas Pendidikan Indonesia.

Pratama, A. R., & Abdullah, M. (2022). Dampak circuit training terhadap daya tahan kardiorespirasi atlet pencak silat. Jurnal Pendidikan Jasmani dan Olahraga, 7(1), 78–86.

Rahmat, H., & Syahruddin, S. (2021). Analisis kondisi fisik atlet bola voli UNM dalam menghadapi kompetisi regional. Competitor: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga, 13(3), 201–210.

Ramadhan, R., & Kusuma, D. (2021). Pengaruh circuit training terhadap daya tahan aerobik atlet bola basket. Jurnal Ilmu Olahraga dan Kesehatan, 9(2), 88–97.

Sugiyono. (2022). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi ke-3). Bandung: Alfabeta.

Sukadiyanto, & Muluk, D. (2011). Pengantar teori dan metodologi melatih fisik. Bandung: CV. Lubuk Agung.

Syafruddin. (2020). Pengaruh program circuit training terhadap peningkatan VO2Max dan kecepatan atlet sepak bola. Jurnal Sains Keolahragaan dan Kesehatan, 5(1), 30–38.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles