Gambaran Tingkat Kebiasaan Pemanasan Sebelum Aktivitas Jogging Pada Lansia di Kota Makassar

Authors

  • Arfandi Akkase Universitas Negeri Makassar

Keywords:

lansia, Jogging, Pemanasan, Promosi Kesehatan

Abstract

Aktivitas fisik seperti jogging bermanfaat untuk menjaga fungsi kardiovaskular dan muskuloskeletal pada lanjut usia (lansia). Namun, penurunan fungsi fisiologis akibat penuaan meningkatkan kerentanan tubuh terhadap cedera jika tidak didahului dengan persiapan fisik yang adekuat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran kebiasaan melakukan pemanasan pada populasi lansia sebelum memulai aktivitas jogging. Metode Penelitian kuantitatif ini menggunakan desain observasional deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 70 responden lansia berpartisipasi dalam penelitian ini. Pengumpulan data primer dilakukan menggunakan instrumen kuesioner tertutup yang berfokus pada kebiasaan pemanasan responden. Data yang terkumpul kemudian dianalisis secara univariat untuk menghasilkan distribusi frekuensi dan persentase. Hasil Analisis data menunjukkan bahwa sebagian besar responden, yakni sebanyak 41 orang (58,6%), selalu melakukan pemanasan sebelum aktivitas jogging. Sementara itu, terdapat 20 orang (28,6%) yang menyatakan kadang-kadang melakukan pemanasan, dan 9 orang (12,8%) tidak pernah melakukan pemanasan sama sekali. Meskipun mayoritas lansia telah memiliki tingkat kepatuhan dan kesadaran preventif yang baik, proporsi lansia yang belum konsisten dalam melakukan rutinitas pemanasan (41,4%) masih tergolong cukup tinggi. Hal ini menyoroti pentingnya peningkatan edukasi dan promosi kesehatan mengenai urgensi pemanasan dalam fisiologi olahraga geriatri guna meminimalkan risiko cedera muskuloskeletal.

References

Akkase, A. (2023). Efektivitas Model Pemanasan Pasca Cedera Ankle Pada Pemain Sepak Bola. Journal of SPORT (Sport, Physical Education, Organization, Recreation, and Training), 7(1), 87–95.

Akkase, A., Sutriawan, A., Hasanuddin, M. I., Hasyim, M. Q., & others. (2024). SOSIALISASI DYNAMIC STRETCHING DI SSB CLUB SPARTA PALLAMEANG PINRANG. PROFICIO, 5(1), 85–90.

Andrieieva, O., Hakman, A., Kashuba, V., Vasylenko, M., Patsaliuk, K., Koshura, A., & Istyniuk, I. (2019). Effects of physical activity on aging processes in elderly persons.

Iriandi, A. M., Baruna, A. H., & others. (2024). Penyuluhan Edukasi Latihan untuk Menurunkan Keluhan Muskuloskeletal Disorder pada Lansia. Health Care: Journal of Community Service, 2(2), 158–163.

Marzetti, E. (2022). Musculoskeletal aging and sarcopenia in the elderly. In International journal of molecular sciences (Vol. 23, Issue 5, p. 2808). MDPI.

Maulana, R., Atap, Y., Sidabutar, A., & Gultom, D. (2025). Peran Olahraga Jogging dalam Meningkatkan Kesehatan Fisik dan Mental Pada Lansia. JIMU: Jurnal Ilmiah Multidisipliner, 4(01).

Norlinta, S. N. O., & Irfan, M. (2025). Edukasi Resiko Jatuh Pada Lansia Sebagai Upaya Untuk Menjaga Fleksibilitas Tubuh. Jurnal Abdidas, 6(3), 251–259.

Pavlova, I., Vovkanych, L., & Vynogradskyi, B. (2014). Prace pogl?dowe Review articles. 33–39. https://doi.org/10.1515/physio-2014-0012

Sitepu, I. D., & Nasution, M. F. A. (2019). Pengaruh Latihan Senam Jantung Sehat Seri I Terhadap Peningkatan Kapasitas Vital Paru Bagi Pensiunan Wanita P2tel Medan. Jurnal Prestasi, 3(2), 80–86.

Sofya, A., Novita, N. C., Afgani, M. W., & Isnaini, M. (2024). Metode survey: Explanatory survey dan cross sectional dalam penelitian kuantitatif. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(3), 1696–1708.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles