Pengaruh Latihan Kata terhadap Peningkatan Konsentrasi dan Kelincahan Karateka

Authors

  • Irfan Yunus Universitas Negeri Makassar

Keywords:

kata, karate, karateka, kelincahan, konsentrasi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan kata terhadap peningkatan konsentrasi dan kelincahan karateka. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen dengan desain one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri atas 30 karateka anggota Biro Kegiatan Mahasiswa Fakultas (BKMF) Karate Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan Universitas Negeri Makassar yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Program latihan kata diberikan selama delapan minggu dengan frekuensi latihan tiga kali setiap minggu. Instrumen penelitian berupa Grid Concentration Exercise untuk mengukur konsentrasi dan Illinois Agility Test untuk mengukur kelincahan. Data dianalisis menggunakan uji t berpasangan pada taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada skor konsentrasi dan kelincahan setelah diberikan perlakuan latihan kata. Nilai signifikansi yang diperoleh sebesar p < 0,05. Dengan demikian, latihan kata efektif dalam meningkatkan konsentrasi dan kelincahan karateka.

 

References

Diamond, A. (2013). Executive functions. Annual Review of Psychology, 64(1), 135–168. https://doi.org/10.1146/annurev-psych-113011-143750

Bompa, T. O., & Buzzichelli, C. (2019). Periodization: Theory and methodology of training (6th ed.). Human Kinetics.

Chaabène, H., Hachana, Y., Franchini, E., Mkaouer, B., & Chamari, K. (2012). Physical and physiological profile of elite karate athletes. Sports Medicine, 42(10), 829–843. https://doi.org/10.2165/11633050-000000000-00000

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Sage Publications.

Funakoshi, G. (2013). Karate-do: My way of life. Kodansha International.

Gallahue, D. L., Ozmun, J. C., & Goodway, J. D. (2019). Understanding motor development: Infants, children, adolescents, adults (8th ed.). McGraw-Hill Education.

Magill, R. A., & Anderson, D. (2021). Motor learning and control: Concepts and applications (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Maksum, A. (2020). Metodologi penelitian dalam olahraga. Unesa University Press.

Miller, M. G., Herniman, J. J., Ricard, M. D., Cheatham, C. C., & Michael, T. J. (2006). The effects of a 6-week plyometric training program on agility. Journal of Sports Science and Medicine, 5(3), 459–465.

Nasution, A. H. (2018). Psikologi olahraga. PT RajaGrafindo Persada.

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.

Sheppard, J. M., & Young, W. B. (2006). Agility literature review: Classifications, training and testing. Journal of Sports Sciences, 24(9), 919–932. https://doi.org/10.1080/02640410500457109

Sugiyono. (2023). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (3rd ed.). Alfabeta.

Weinberg, R. S., & Gould, D. (2019). Foundations of sport and exercise psychology (7th ed.). Human Kinetics.

World Karate Federation. (2024). World Karate Federation competition rules. World Karate Federation.

Young, W. B., Dawson, B., & Henry, G. J. (2015). Agility and change-of-direction speed are independent skills: Implications for training for agility in invasion sports. International Journal of Sports Science & Coaching, 10(1), 159–169. https://doi.org/10.1260/1747-9541.10.1.159

Zatsiorsky, V. M., & Kraemer, W. J. (2020). Science and practice of strength training (3rd ed.). Human Kinetics.

Downloads

Published

2026-04-30

Issue

Section

Articles